“Sesiapa yang ingin terus ‘hidup’ harus memiliki sebanyak mungkin kekayaan jiwa. Inilah kunci-kunci untuk membongkar segala kelemahan. Semua ini akan menjadikan jiwa kita tenang dalam kesibukan, tersenyum dalam kesedihan, jiwa tinggi di bawah tekanan, bergerak dalam kepayahan, optimis mendepani halangan dan gembira dalam segala kesulitan.”


Jiwa yang hidup adalah jiwa yang sedar siapa dirinya di depan Allah SWT lalu dia menjadikan seluruh hidupnya sebagai ketundukan dan kepatuhan. Dia sentiasa memperbaharui keimanan, keikhlasan, keberanian, kesabaran dan keteguhan jiwa. Lalu jiwanya mampu istiqamah ketika mengharungi hari-hari dimana jiwanya kadang-kadang terasa sunyi dan bersendiri.

Satu petikan sebagai santapan jiwa saya hari ini yang dipetik dari blog murabbi yang amat disanjungi, cikgu azmi..

Advertisements